Menjadi penyair atau penulis puisi itu pekerjaankah atau bukan?
Bagaimana kalau di KTP tertulis pekerjaan penyair, dari mana ia mendapatkan nafkah?
"Anak-anak dan istri tercinta, pagi ini kubuat secangkir kopi nikmat, kuaduk dalam larutan udara hangat dan matahari merekah, reguklah, seruput demi seruput agar kalian tahu artinya makna hidup."
Mereka menatapku dengan pandangan heran, mereka pikir ayahnya sudah mulai gila, di meja hanya ada secarik kertas dengan tulisan Secangkir Kopi Pagi.
Menjadi penyair itu pekerjaan macam apa? Kini tidak ada lagi Raja atau Penguasa yang mengurus dirinya untuk menyiram kepala mereka dengan syair-syair indah. Tidak ada lagi Raja atau Penguasa yang menyediakan kastil megah dengan seribu pelayan cantik yang siap memijat punggung dan menuang secangkir anggur. Mengapa masih saja penyair lahir, hadir dan hidup, padahal penguasa kini memusuhinya.











