Monday, June 28, 2010

Mengintip Misteri di Balik Polling SMS


Piala DuniaTawa dan Hasil Juaranya! 

Terus-terang setelah selesai menyaksikan Grand Final "Piala DuniaTawa" TPI dan melihat hasil pengumuman pemenang saya kok jadi bertanya-tanya dalam hati, hebat nian pengaruh SMS ini pada hasil keputusan penyelenggara. Beberapa penampil bagus yang kurang membangun relationship harus tumbang, sementara yang tampaknya biasa-biasa saja justru melejit menjemput sang dewi kemenangan. Misteri apa sebenarnya yang ada di balik SMS polling itu, Bang Erick? (Darminto MS)

Jawab Erick Tamalagi: Ini yang namanya lawak , mas .. Membuat orang terhibur ternyata tidak berbanding dengan pengerahan sms .. Borelak dan Oke mendapat dukungan dari pemerintah daerahnya masing-masing, sementara Patlas mengandalkan pertemanan sehari-hari.. Dukungan PemKot Tasikmalaya terhadap Borelak dibuktikan dengan surat edaran Walikota kepada jajaran dalm lingkup pemerintahannya untuk
mendukung SMS grup ini.

Wakil Walikota Tasikmalaya bahkan sempat kejutan di Upacara hari Senin, karena memerintahkan seluruh pegawai yang ikut apel bendera mengeluarkan handphone mereka. Para pegawai negeri yang ikut upacara langsung ketar-ketir karena dipikir bakal terjadi razia video porno di hp mereka ; tapi ternyata seluruh pemilik hp saat itu diperintahkan mengirimkan sms buat Borelak .. Kalau di Garut serupa tapi tak sama..

Dicky Chandra Wakil Bupati Garut bersama Istri mendukung grup OKE secara pribadi. Latar belakang Dicky yang sampai saat ini masih dekat dengan komunitas lawak di Jakarta, membuatnya secara pribadi punya beban mengangkat nama Garut lewat penampilan grup OKE. Dicky memang tidak menggunakan jabatannya untuk mendukung sms, tapi mencetak sendiri selebaran himbauan untuk masyarakat Garut agar mendukung grup OKE. PATLAS memanfaatkan emosional anak-anak satu sekolahan mereka. Bahkan kabarnya mereka menggunakan sistim Multi Level Marketing untuk bisa selalu survive dalam hal sms.

Maksudnya begini : satu teman meminta tolong kepada lima temannya untuk mengirim lima sms bagi PATLAS. Setelah itu lima teman lainnya juga mencari lima teman baru dengan target setiap orang mengirim lima sms. Berbeda dengan Golek dan Goblocks. Latar belakang anak jalanan membuat mereka sadar betul bahwa wilayah pertarungan sms bukan arena pertarungan mereka. Karena itu, prediksi kita ketika di Grand Final menggunakan kemutlakan sms, tiga besar ini akan saling bersaing.

Di bagian awal sampai pertengahan, OKE dan Patlas masih kejar2an, tapi ketika Borelak tampil, PAtlas mulai kehabisan nafas (apalah artinya jaringan pertemanan anak2 SMP dengan kekuatan Pemerintah Daerah ?). Apalagi ketika Borelak tampil, bom sms luar biasa, dan mulai menempel perolehan SMS dari grup OKE. Gengsi sesama Jawa Barat, membuat pelanduk mati ditengah-tengah (Patlas habis bensin dan mandek di angka 18 persen ketika Borelak mencapai angka 34 persen dan Oke 33 persen). Namun yang menarik adalah Golek. Dengan latar belakang kehidupan mereka, darimana datangnya angka 8 persen sms?

Angka ini jika ditransfer dengan jumlah sms yang masuk dan dikalikan Rp.2000 / sms, angkanya tidak bisa dibilang sedikit (sayang saya tidak boleh mengeluarkan angkanya). Goblocks juga demikian, memang hanya 2 persen sms yang diperoleh, tapi sebenarnya jumlah sms yang masuk adalah besar. Terlepas dari itu semua, ada sebuah momentum yang menarik dari komunitas Piala Duniatawa.

Saat perpisahan dinihari 23 Juni di Kampus Piala Duniatawa, mereka sepakat untuk membentuk jaringan sendiri dalam rangka memepertahankan eksistensi yang sudah mereka tunjukkan selama ini. Ada semacam Event Organiser yang bentukan sendiri untuk saling mendukung ketika salah satu grup mendapat job off air. Kabarnya, beberapa daerah mulai mengadakan kontak untuk mereka, dan satu syarat yang mereka selalu minta adalah, jangan hanya diundang satu grup, minimal dua grup.

Jadi kesimpulan kami semua dari Kampus Piala Duniatawa: selesainya Piala Duniatawa justru menjadi starting point para eks peserta PDT untuk membuktikan dan mempertanggungjawabkan hasil atau semua yang diajarkan selama kurang lebih dua bulan. Sebagai contoh Golek sudah langsung shooting 2 episode main dengan sejumlah komedian di program TPI, Teater Paradiso. Mas Darminto, makasih untuk bantuannya selama ini, dan sepertinya saya harus melanjutkan tidur lagi ..

Salam, Erick Tamalagi(Pengurus Kampus Piala DuniaTawa).

0 comments:

Post a Comment

Toko Lucu

Amazon.com ArtStore Camera & Photo Store Mp3 Store Office Products Store Kindle Store Sports & Outdoors Store Health & Personal Care Store Home & Garden Store Grocery Store Magazine Subscriptions Store Software Store Shoes Store Tools & Hardware Store Kitchen & Housewares Store Industrial & Scientific Store Jewelry Store Video On Demand Videos Store Gourmet Food Store Watches Store Beauty Store Computer Store Cell Phones & Service Store Electronic Store Automotive Store Apparel & Accessories Store DVD Store Miscellaneous Store Wireless Accessories Store KOKKANG Store

$value) { if (strpos($param, 'color_') === 0) { google_append_color($google_ad_url, $param); } else if (strpos($param, 'url') === 0) { $google_scheme = ($GLOBALS['google']['https'] == 'on') ? 'https://' : 'http://'; google_append_url($google_ad_url, $param, $google_scheme . $GLOBALS['google'][$param]); } else { google_append_globals($google_ad_url, $param); } } return $google_ad_url; } $google_ad_handle = @fopen(google_get_ad_url(), 'r'); if ($google_ad_handle) { while (!feof($google_ad_handle)) { echo fread($google_ad_handle, 8192); } fclose($google_ad_handle); } ?>