Sunday, November 27, 2011

Tanggal 30 Desember Hari Humor Nasional

Gelembung gagasan agar Tanggal 30 Desember diperingati sebagai Hari Humor Nasional! ditiupkan oleh seorang penyulam dan penelisik humor kita yang amat langka; yaitu, Bambang Haryanto dari Wonogiri, Jawa Tengah. Landasan argumennya tidak hanya karena pada tanggal itu tercatat sebagai tanggal meninggalnya humoris besar KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab disapa Gus Dur dan "pergi'-nya pelawak Dono (Wahyu Sardono) salah seorang personel Warkop DKI, tetapi juga ada alasan lain yang lebih strategis dari kaca mata waktu (kala mangsa/timing) dan momentum. Dari aspek waktu, tanggal 30 Desember adalah saat "muntub-muntub"-nya pergantian tahun; pada saat seperti ini, secara momentum kita sedang berada di pelepasan segala macam urusan rutin manusia pekerja (workaholic -- gak duwe wudel) dan bagian dari agen kapitalisme sebagai binatang ekonomi. Dan dari aspek momentum, kan sudah disebutkan di kalimat sebelum ini, suasana yang sangat kondusif lahir batin itu (iya kalau cukup sandang-pangan), merupakan saat yang sangat tepat untuk mengevaluasi seluruh perjalanan, perilaku, perbuatan, pernyataan dan seterusnya. Apakah kita sudah lucu, sudah baik, sudah mempersembahkan karya buat hidup dan kehidupan ini atau kita hanya numpang lewat, numpang tinggal, numpang nampang dan numpang hidup di kehidupan orang lain?

Pertanyaan-pertanyaan itu akan menjadi menarik manakala energi humor dipakai untuk menjadi satu-satunya pisau analisa (tanpa menafikan peran psikologi, seni, dan budaya) guna mendekati berbagai persoalan yang ada dan terjadi di negeri ini. Salah satu keterusterangan humor, memang dapat mengagetkan siapa saja, karena ia akan menelanjangi kemunikafikan dan artifisialime tanpa tedeng aling-aling. Tanpa padang bulu; baik bulu ketiak maupun bulu-bulu yang lain. Saya lebih suka mgninggriskannya secara awur-awuran bahwa Humor is opening everything hiding. Semakin disembunyikan sesuatu yang menarik perhatian, maka upaya penelanjangan itu akan semangkin efektif. Salah satu contoh yang paling frontal (kadang radikal) ada pada tokoh BAGONG. Ya si bungsu dari Punakawan, Semar Gareng dan Petruk ini, dikenal sebagai sosok yang egaliter, ceplas-ceplos bebas feodalisme, bebas monarkis; kecuali Yogya, tentu saja.

Sumbangsih humor paling besar dalam evaluasi model ini salah satunya kita mendapatkan pencerahan dengan rela hati, karena tidak ada yang memaksa, mengancam dan memolitisasi. Jadi pyurrrr atas keinginan dan kerelaan hati sendiri. Syukur-syukur setelah melihat peta ke-katrokan, kesialan, ke-sodrunan, ke-belegukan kita, kita bisa ketawa. Ternyata yang tolol bukan hanya kita, ternyata banyak juga teman lain mengalami hal yang sama, jadi bukan hanya korupsi yang berjamaah, tolol berjamaah juga ada. Maka legalah hati kita. Dalam psikologi disebutnya, proses transformasi individu terjadi manakala si individu dapat menemukan kekurangan-kekurangan diri di masa sebelumnya dan dari sana ia memulai langkah-langkah yang baru, strategi-strategi yang baru. Khususnya lagi agar setelah tahun baru kita berangkat dengan visi dan orientasi yang lebih bermutu.

Jadi, Hari Humor Nasional itu murni dan free dari iuran. Anda dapat merayakannya meski hanya dengan sekaleng krupuk dan sambal kecap. Tidak ada kewajiban upacara, apalagi demo di lapangan, di jalan-jalan. Humor benci kekerasan. Jangankan kekerasan, penghakiman, pembunuhan karakter juga dijauhi habis-habisan, amit-amit jabang bayiikkk. Tapi ngritik, nyindir, harus! Humor tidak selalu harus teriak dan meronta-ronta, tidak, kadang ia berbisik, tidak berisik, sangat halus; kadang ia bergitu senyapnya sesenyap orang berdoa. Tetapi energi humor sungguh menyelinap, ia mengajak orang tobat atau memperbaiki dosa sambil tertawa ria. Tidak perlu otot-ototan, gontok-gontokan; kurang enak apa, coba?
  • Darminto M Sudarmo
Orang ketiga yang setuju 30 Desember sebagai Hari Humor Nasional setelah Jaya Suprana dan Tri Agus SS

Ingin Menyimak Diskusi Lebih Lengkap di Link ini

0 comments:

Post a Comment

Toko Lucu

Amazon.com ArtStore Camera & Photo Store Mp3 Store Office Products Store Kindle Store Sports & Outdoors Store Health & Personal Care Store Home & Garden Store Grocery Store Magazine Subscriptions Store Software Store Shoes Store Tools & Hardware Store Kitchen & Housewares Store Industrial & Scientific Store Jewelry Store Video On Demand Videos Store Gourmet Food Store Watches Store Beauty Store Computer Store Cell Phones & Service Store Electronic Store Automotive Store Apparel & Accessories Store DVD Store Miscellaneous Store Wireless Accessories Store KOKKANG Store

$value) { if (strpos($param, 'color_') === 0) { google_append_color($google_ad_url, $param); } else if (strpos($param, 'url') === 0) { $google_scheme = ($GLOBALS['google']['https'] == 'on') ? 'https://' : 'http://'; google_append_url($google_ad_url, $param, $google_scheme . $GLOBALS['google'][$param]); } else { google_append_globals($google_ad_url, $param); } } return $google_ad_url; } $google_ad_handle = @fopen(google_get_ad_url(), 'r'); if ($google_ad_handle) { while (!feof($google_ad_handle)) { echo fread($google_ad_handle, 8192); } fclose($google_ad_handle); } ?>